Langsung ke konten
ANA MEDIA — Media Online, Akurat dan TerpercayaANA MEDIA
Akurat dan Terpercaya
RSS
Terbaru Berita UtamaHukrimBreaking NewsEkobis
Advertisement
ANA MEDIA — Media Online, Akurat dan TerpercayaANA MEDIA

JELAJAHI BERITA

Masuk ke akun

SPK PT RAN Versi Sasriponi Sudah Lama Dicabut, PT APNI Warning Semua Pihak Waspadai Penipuan!

Managemen PT. Ana Pangeran Nikel Indonesia (APNI) memberi warning kepada semua pihak yang sebelumnya terlibat atau baru mau terlibat dengan PT. Raza Abadi Nusantara (RAN) versi Sasriponi untuk lebih wasapada terhadap potensi penipuan yang menjanjikan Kerjasama Operasional (KSO) melalui SPK PT. RAN.

Direktur Utama PT. APNI, Ana Shela Tiara mengatakan pihaknya merupakan kontraktor tunggal di PT. Bososi Pratama. Sehingga jika ada pihak lain yang menjanjikan SPK atau KSO di wilayah IUP PT. Bososi Pratama , maka dapat dipastikan itu tidak benar.

“Perusahaan kami PT. APNI adalah kontraktor tunggal, sehingga kalau ada pihak lain yang janjikan SPK atau KSO di wiup PT. Bososi Pratama apalagi PT. RAN versi Sasriponi, maka dapat dipastikan itu bohong”. Kata Bu Ana sapaan akrabnya, Sabtu, (24/10/26).

Lebih lanjut, bos PT. Ana Grup itu membeberkan, bahwa sebelum bertemu owner PT. Bososi Pratama, pihaknya merupakan salah satu korban dari janji KSO oleh PT. RAN versi Sasriponi.

“Jadi sebelumnya kami juga adalah korban dari PT. RAN versi Sasriponi. Saat itu kami di janjikan KSO di PT. Bososi Pratama melalui SPK PT. RAN versi Sasriponi itu. Tapi setelah membayar sejumlah uang sebagai DP lahan tidak kunjung ada”. Beber pengusaha asal palembang itu

Atas dasar tersebut, pihaknya telah melaporkan dugaan penipuan PT. RAN versi Sasriponi yang dialaminya kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sultra.

“Laporan kami sudah diterima oleh Ditreskrimum Polda Sultra, saat ini tinggal menunggu penanganan lebih lanjut dari kepolisian”. Terangnya

Ana Shela Tiara berharap, agar dengan adanya laporan tersebut, tidak ada lagi pihak lain yang menjadi korban penipuan dari PT. RAN versi Sasriponi.

“Kami harap agar tidak ada lagi pigak lain yang menjadi korban dari PT. RAN” Harapnya

Ditanya soal klaim PT. RAN versi Sasriponi di beberapa media online yang menyebut PT. RAN sebagai pemilik SPK resmi di PT. Bososi Pratama, Ana Shela Tiara mengatakan itu tidak benar. Ia menegaskan bahwa SPK PT. RAN sudah dicabut oleh Managemen PT. Bososi Pratama. Bahkan, Sasriponi telah diganti atau tidak lagi memiliki jabatan di PT. RAN.

“Kami tegaskan sekali lagi, bahwa SPK PT. RAN sudah dicabut dan Sasriponi tidak lagi punya jabatan di PT. RAN”. Tegas pengusaha nikel ternama itu

Ia menduga, klaim PT. RAN dibeberapa media online terkait kepemilikan SPK di PT. Bososi Pratama adalah untuk menutupi kesalahan kepada pihak-pihak yang kemungkinan sebelumnya telah dijanjikan KSO di wilayah IUP PT. Bososi Pratama.

“Kami menduga klaim tersebut adalah upaya untuk meredam amarah dari pihak-pihak yang mungkin saja sebelumnya dijanjikan lahan untuk KSO di PT. Bososi Pratama”. Tutupnya

Dibaca: 412

Komentar (0)

Tulis komentar

Email Anda tidak akan ditampilkan. Komentar mengikuti pengaturan moderasi situs.